ORMIK MABA 2018

STMIK AB – ORMIK (ORientasi akadeMIK) adalah kegiatan yang dilakukan diawal tahun akademik baru. sebelum menjalani proses perkuliahan, mahasiswa baru(maba) terlebihdahulu diberikan informasi mengenai alur untuk menjadi seorang sarjana (starata satu). acara ORMIK MABA 2018 STMIK ANTAR BANGSA, dilaksanakan selama tiga hari, mulai kamis hingga sabtu, tanggal 13 – 15 september 2018. Bertempat di ruang aula kampus stmik antar bangsa lantai 3. acara ormik dibuka oleh ketua stmik antar bangsa, bapak Marzuki, S.Kom, M.MSI, kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa baru untuk semangatdalam menjalankan tugas sebagai mahasiswa,…

Baca Lengkap >>>

Seminar dan Pelatihan Technopreneur dengan tema “Jadi Pengusaha di Era Digital”

Dalam rangka memperkenalkan STMIK Antar Bangsa, dan sekaligus untuk memunculkan minat para pemuda terhadap STMIK Antar Bangsa, pada Sabtu, 14 Juli 2018 diselenggarakan Seminar dan Pelatihan Technopreneur dengan tema “Jadi Pengusaha di Era Digital”. Acara ini juga sebagai usaha untuk memperkenalkan kepada calon mahasiswa, bahwa STMIK Antar Bangsa adalah kampus yang akan menghasilkan para Technopreneur muda. Sebagai nara sumber adalah Bapak Mulkan Syarif, M.Kom, salah satu dosen STMIK Antar Bangsa. Beliau juga mentor digital marketing dan SEO spesialist dan dipandu oleh Bapak Syarifuddin sebagai moderator. Bertempat di Aula Kampus STMIK…

Baca Lengkap >>>

Firda : Menjadi Pengusaha yang Hafizhul Qur’an

Berbagai impian muncul diantara peserta Orientasi Akademik (Ormik) mahasiswa baru STMIK Antar Bangsa 2016. Firda Devia Putri, salah satu mahasiswi baru ini menyampaikan kenginan mendalamnya. “Bergabungnya dengan STMIK Antar Bangsa dan Daarul Qur’an, saya ingin menjadi pengusaha yang hafizhul Qur’an,” tuturnya. Ia merupakan alumni Pesantren Daarul Qur’an Putri, Cikarang yang menjadi mahasiswi pengemban  Jurusan Sistem Informasi. Lama berkecimpung di lingkungan Daarul Qur’an, menciptakan kesan tersendiri di hatinya. Firda berkata, “ingin menjaga hafalannya, karena sudah terlanjur cinta kepada Alqur’an dan Daarul Qur’an.”

Baca Lengkap >>>